Home Berita Tangsel Penderita DBD Terus Bertambah, Pemkot Tangsel Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Penanganan

Penderita DBD Terus Bertambah, Pemkot Tangsel Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Penanganan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelontorkan dana cukup besar bagi penanganan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya.

“Totalnya Rp2,5 miliar,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Deden Deni, Sabtu (2/2/2019).

Deden mengatakan, jumlah itu terbilang cukup besar. Alokasinya dibagi untuk biaya operasional juru pemantau jentik (Jumantik), serta pengadaan serbuk pembunuh jentik nyamuk lafasida.

“Alokasinya bermacam-macam. Termasuk untuk fogging dan operasional Jumantik,” sambungnya.

Pihak Dinkes Tangsel sendiri telah menerima laporan bahwa dari 29 Puskesmas yang ada, semuanya merawat pasien DBD. Rata-rata tiap Puskesmas merawat 3 pasien, meskipun hanya 25 Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap.

Jika harus mendapat penanganan berlanjut, maka pasien akan dipindahkan ke rumah sakit. “Tiap dua hari sekali, ada warga Tangsel yang kena DBD,” jelasnya.

Kata Deden, pihaknya sudah mengimbau agar warga, Jumantik, dan Puskesmas agar bersiap menghadapi siklus tahunan ini. Dia menilai, tindakan pencegahan melalui program Jumantik sudah optimal. Meskipun harus ada yang dievaluasi.

“Yang lebih penting pencegahannya. Program jumantik sebenarnya sudah bisa optimal. Kalaupun harus ada yang dievaluasi. Tahun ini dengan anggaran itu, seluruh Kecamatan bisa melaksanakan program Jumantik,” ujarnya.

Sumber: okezone

Facebook Comments

Must Read

Kisah Inspiratif Fauzan, Penderita Lemah Otot Tetap Semangat Bersekolah

Hidup dalam keterbatasan bukan halangan bagi Fauzan Akmal Maulana, (15) penderita Distrophia Muculor Progresive (DMP) atau kelemahan pada otot, untuk menempuh pendidikan formal di...

Bikin Ngakak, Guyonan Receh Netizen #tilangngehe

Kemarin (7/2), jagat maya diramaikan oleh aksi seorang pria bernama Adi Saputra yang mengamuk dan membanting motor lantaran tidak terima ditilang polisi....

Kisah Taman Baca Kolong Ciputat, Diremehkan Satpol PP hingga Hidupkan Mimpi Anak-anak

Bau pesing dan asap kendaraan menyengat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong "Flyover" Ciputat. Taman baca untuk anak-anak itu terletak persis di...

Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan

Salah satu nomine Oscar, Green Book sudah tayang di Indonesia. Film ini penuh dengan pelajaran soal kemanusiaan dan kental akan isu rasialisme, mengingat dua karakter...

Biar Gak Sia-sia, Ini 6 Cara Memilih Olahraga yang Cocok untukmu

Tidak bisa dipungkiri, olahraga kini menjadi gaya hidup positif yang sangat penting dan nggak bisa diabaikan. Bagaimana tidak, padatnya aktivitas dan juga...
Facebook Comments