Home Berita Tiga Pemuda Penyandang Difabel Membuka Usaha Kedai Kopi di BSD

Tiga Pemuda Penyandang Difabel Membuka Usaha Kedai Kopi di BSD

Tangsel Life – Memiliki keterbatasan dalam hal fisik pasti bukanlah hal mudah bagi orang yang memilikinya. Namun melalui respon yang benar, keterbatasan tersebut bukanlah menjadi penghalang untuk terus berkarya dan meraih mimpi. Hal itulah yang dibuktikan oleh ketiga pemuda penyandang difabel yang membuka usaha kedai kopi.

ketiga pemuda difabel itu adalah Wahyu Alistia ( 25 ) asal lampung tanpa satu tangan, saldi Rahman ( 23 ) asal padang tanpa satu kaki dan Rendy Agusta ( 25  ) tanpa satu tangan. Mereka bertiga membuka kedai kopi di daerah Granada Square, Kencana Loka BSD Tangerang Selatan (Tangsel). Kedai yang mereka beri nama Kito Rato ini, memiliki arti yaitu “ kita sama “diambil dari bahasa Palenbang  yang berarti semua orang mempunyai hak yang sama dalam bekerja tanpa membeda-bedakan satu sama lain. Dengan mengusung konsep food truk VW Combi.

Sebelumnya, ketiga pemuda asal pulau sumatera ini telah bekerja di berbagai perusahaan, namun mereka ingin keluar dari zona nyaman mereka dan mengubah hidup mereka lebih bermanfaat dan mandiri.

“kami ingin memberikan semangat bahwa kami mampu berwirausaha layaknya anak muda lainnya dengan keterbatasan ini kami juga berharap dapat memberikan semangat positif kepada para penyandang difabel yang memiliki mimpi untuk berani melakukan sesuai dengan keinginan dan passion mereka.” kata Wahyu Alista, saat ditemui di lokasi, kamis (22/8 ).

menurutnya, keterbatasan fisik tidak menghalangi atau membatasi kreatifitas dan mimpi seseorang untuk berwirausaha layaknya anak muda lainnya. Jadi dengan kami melakukan ini intinya ingin memberikan semangat agar para penyandang difabel berani dan tidak dipandang seblah mata.

“latar belakang kito rato sendiri adalah kita samarata, dengan arti kita yang difabilitas itu mampu dan bisa untuk bersaing dalam menciptakan sesuatu, khususnya kami dari cara berdagang kopi bahwa kami semua ingin di samaratakan dengan teman – teman non difabilitas dalam cara pandang”, terangnya.

kedai kito rato mempunyai berbagai macam menu kopi dimulai dari kopi dengan gula aren dan kopi dengan susu. kedai kopi kito rato ini selain menjual kopi juga menjual minuman lain nya seperti milkshake.

“ kita sendiri dari kito rato menyediakan produk minuman yang pertama ada kopi gula aren, kemudian kopi gula susu, dan kemudian ada beberapa minuman milkshake” ujar wahyu.

untuk kedepannya kedai kopi kito rato tidak hanya menyuguhkan kopi dan jenis minuman saja, tetapi kedai kito rato berinovasi dalam menu yaitu menambahkan makanan untuk teman minum kopi.

“ awalnya minuman, tetapi untuk kedepannya kita menambahkan makanan untuk mendampingi minuman “ kata wahyu.

Facebook Comments

Must Read

Tiga Pemuda Penyandang Difabel Membuka Usaha Kedai Kopi di BSD

Tangsel Life - Memiliki keterbatasan dalam hal fisik pasti bukanlah hal mudah bagi orang yang memilikinya. Namun melalui respon yang benar, keterbatasan tersebut bukanlah...

Kisah Inspiratif Fauzan, Penderita Lemah Otot Tetap Semangat Bersekolah

Hidup dalam keterbatasan bukan halangan bagi Fauzan Akmal Maulana, (15) penderita Distrophia Muculor Progresive (DMP) atau kelemahan pada otot, untuk menempuh pendidikan formal di...

Bikin Ngakak, Guyonan Receh Netizen #tilangngehe

Kemarin (7/2), jagat maya diramaikan oleh aksi seorang pria bernama Adi Saputra yang mengamuk dan membanting motor lantaran tidak terima ditilang polisi....

Kisah Taman Baca Kolong Ciputat, Diremehkan Satpol PP hingga Hidupkan Mimpi Anak-anak

Bau pesing dan asap kendaraan menyengat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong "Flyover" Ciputat. Taman baca untuk anak-anak itu terletak persis di...

Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan

Salah satu nomine Oscar, Green Book sudah tayang di Indonesia. Film ini penuh dengan pelajaran soal kemanusiaan dan kental akan isu rasialisme, mengingat dua karakter...
Facebook Comments